Posting oleh : jauhdimata pada 3 September 2007 ·
Mengekang Nafsu
1. Perangilah hawa nafsu kalian, sebagaimana kalian memerangi musuh-musuh kalian. Dan hanya orang yang bijak yang dapat menguasai hawa nafsunya.
2. Orang yang baik adalah yang mampu mengatur nafsunya sesuai dengan keinginannya dan menolaknya dari segala keburukan, sedangkan orang yang jahat adalah yang tidak seperti itu.
3. Janganlah sekali-kali engkau menuruti nafsumu, dan jadikanlah yang membantumu untuk menghindar darinya adalah pengetahuanmu bahwasanya ia berupaya mengalihkan perhatian akalmu, mengacaukan pendapatmu, mencemarkan kehormatanmu, memalingkan kebanyakan urusanmu, dan memberatkanmu dengan akibat yang akan engkau tanggung di akhirat.
4. Sesungguhnya nafsu adalah permaian. Maka jika datang permaian, menghilanglah kesungguhan. Padahal, agama tidak akan pernah berdiri tegak dan dunia tidak menjadi baik kecuali dengan kesungguhan.
(Seri Kata-Kata Mutiara Amirul Mukminin Imam Ali Bin Abi Thalib as)
Wassalam
Muchyar Yara
KIO – Kajian Islam Otentik
Postingan lain
- jam 03.00 (raiso turu belajar linux)
SAREP: sek repot blajar networking sama linux
Abidulloh .N.E.T.S.O.L.: ndak usah dipelajari sipenteng praktek
Abidulloh .N.E.T.S.O.L.: nek wes biasa rak iso dw
SAREP: tul
SAREP: dual booting windows s... - Komentator Salah Alamat
Iklan dalam komentar adalah hal yang biasa dilakukan oleh beberapa blogger yang menginginkan blognya terkenal. Sex, porno, video, video ngawi, porno ngawi, dan beberapa iklan yang berkaitan dengan hal... - Pilkada Ngawi
Meski Pilkada Ngawi masih digelar tahun 2010 mendatang, namun suasana sudah mulai terasa sejak awal bulan puasa kmaren. Dari calon kandidat yang mulai menjajaki sampai calon kandidat yang sudah terang... - StatPress di Kota Ngawi
Plugin baru di kota ngawi adalah StatPress bikinan Daniele lippich ini adalah salah satu tools untuk mengetahui keadaan blog kita yang memberitahukan untuk manajemen statistik pengunjung.
Informasi y... - Halalbihalal RT Tadi Pagi
Halalbihalal RT cukup meriah, si penceramah menyampaikan bahwa halalbihalal bukan istilah arab dan juga bukan tradisi arab, seingatku dia menyampaikan seperti ini :
Halalbihalal (ditulis digandeng), ...
NB : Jika anda suka artikel ini, silakan share ke
teman FACEBOOK anda. Cukup dengan
mengKlik link ini saja. Terimakasih.