Ngeblog dengan Pintar

Sudah setahun sejak saya join di WordPress.com, dari semenjak penghuninya secara global baru setengah juta, hingga membengkak sampai 1,5 juta seperti sekarang. Banyak blogger baru bermunculan, pun banyak blogger senior memilih menutup atau sekadar meng-abandon blog mereka di WP.com. Ada macam-macam alasan mereka, dari yang sibuk, jenuh, bosan, sampai yang memutuskan upgrade ke domain berbayar.

Harus saya akui pula kalau blogosphere saat ini sudah semakin meluas dan berkembang pesat. Hal ini berbanding lurus dengan mutu tulisan-tulisan dari para blogger baru yang semakin berkualitas dan mencerahkan sementara tulisan di blog ini ya masih segini-gini aja, gak naik-naik mutunya.

Setelah ngobrol-ngobrol dengan salah satu calon seleb blog baru beberapa hari yang lalu, saya menyadari, banyak hal yang masih bisa di-share ke blogger-blogger baru, supaya mereka bisa jadi blogger yang makin efektif dan berkualitas. Semoga tips yang saya kumpulkan dari hasil pengalaman ngeblog selama ini bisa makin memperkaya wawasan para blogger (khususnya di kotangawi.com), baik baru maupun lama.

1. Membaca Blog
Cara paling “primitif” bagi seorang blogger dalam membaca blog orang lain adalah mengetikkan url blog yang dituju, membaca satu-per-satu postingan yang ada di sana, kemudian, kalau berkenan, meninggalkan komentar di sana.
Tidak ada yang salah dengan cara itu. Akan tetapi, pertanyaannya adalah, berapa blog yang sanggup anda kunjungi dengan cara seperti itu dalam satu jamnya? Apakah topik yang dibahas relevan dengan minat anda? Apa anda yakin kalau di blog yang anda kunjungi akan ada postingan baru?

Untuk menghindari kehilangan waktu yang banyak untuk proses loading, topik yang tidak relevan dengan minat, atau ternyata belum ada postingan baru di blog-blog paporit anda, cara-cara berikut ini telah saya buktikan bisa sangat membantu :

- Gunakan RSS Reader. Menurut saya ini salah satu cara yang paling efisien dalam ngeblog. RSS Reader secara otomatis menyedot isi blog yang kita daftarkan ke aplikasi pengumpul sehingga kita bisa membaca hingga 100 ribu blog tanpa berkeringat :D . Ada 2 jenis RSS Reader, yang online via web, seperti Google Reader dan Bloglines, dan yang offline via aplikasi khusus. Yang offline ini sendiri ada yang berupa fasilitas di web browser, seperti fasilitas Live Bookmark di Firefox, atau di e-mail reader seperti Thunderbird. Ada pula yang berupa aplikasi yang khusus dirancang sebagai pembaca RSS, misalnya GreatNews, Snarfer dan RSSOwl.

Sejauh ini saya masih setia menggunakan GreatNews, dan memang sangat memudahkan, terutama karena aplikasi ini punya versi yang tidak perlu diinstal (download saja Zip-nya). Kita tinggal unzip ke Flash Disk, masukkan feed-feed dari blog paporit kita, klik update all, dan voila! Semua posting terbaru, plus komennya kalau anda mau, otomatis tersedot ke flash disk kita. Semuanya akan tersimpan, dan bisa dibuka kembali kala offline, kecuali gambarnya, tidak akan tersimpan.

2. Menulis Blog

Cara paling “enak” dalam menulis tentunya menggunakan editor WYSIWYG. Tapi saya justru kurang prefer menggunakan cara ini, kurang ada tantangannya aja. Karena itu saya lebih suka menggunakan editor basic dengan kode yang telanj4ng. Sekalian latihan menulis kode dengan rapih lah. Berikut kode yang sering saya gunakan.

Buat yang fakir benwit, atau yang kesulitan login ke WordPress, atau yang ingin fasilitas editor teks yang lebih powerful dari WYSIWYG, bisa mencoba ScribeFire. Tool yang dulunya bernama Performancing ini bisa kita manfaatkan untuk posting tanpa login ke WP.com. Kita tinggal masukkan username dan password kita di WP, postingan akan otomatis terkirim sesuai keinginan kita.

3. Organisasi Blogroll

Blogroll merupakan salah satu sarana navigasi dan sosialisasi yang cukup efektif dalam ngeblog. Dengan blogroll kita tidak perlu capek-capek mengetik ulang blog-blog yang biasa kita kunjungi untuk nyampah.

In some occasions, blogroll di WP terkadang suka ngaco. Saya dulu juga pernah mengalaminya. Ada baiknya juga anda membuat satu halaman khusus di kolom Pages untuk menyimpan blogroll anda, syukur-syukur kalau bisa dilengkapi foto atau avatar si empunya blog tentunya kalau anda cukup rajin atau kurang kerjaan :mrgreen: .

4. Berkomentar

Pertama, berkomentarlah dengan santun, hwehehehe… Syukur-syukur kalau komentarnya bermutu, tidak OOT dan tidak bersifat Ad Hominem. Hindari copy paste konten secara berlebihan ke berbagai blog, terutama anda, orang bernama B Ali alias Sejati alias Hatinurani21!

Kedua, jangan nyampah sembarangan, nyampahlah di tempat yang anda yakini admin-nya setidaknya sama gilanya dengan anda :lol: . Jika tidak, saya khawatirkan ada yang tega me-mark komentar nyampah anda sebagai spam, sukseslah komen anda bakal masuk ke Akismet… *pengalaman pribadi :( *

Ketiga, fasilitas My Comments juga bisa anda gunakan untuk menelusuri kembali respon terhadap posting-posting yang sudah pernah anda komentari, tentunya anda tidak boleh lupa untuk login dulu kalau mau komen anda terdeteksi di fasilitas ini.

5. Lain-lain

- Jangan lupa untuk meng-unggah avatar, sebagai penanda identitas diri anda. Sebaiknya hindari penggunaan avatar makhluk bernyawa jika tidak ingin avatar anda dimutilasi jika anda berkomentar di blog-blog tertentu (tidak perlu saya link kan :mrgreen: ?).

- Jangan lupa untuk memasukkan alamat blog anda di kolom situs pada bagian kontak anda. Kebanyakan blogger baru tidak memasukkan alamat ini sehingga saat berkomentar, url yang nampak hanya berupa “http://-/”. Kan rugi, blog anda yang bermutu jadi sulit untuk dikunjungi balik.

- MATIKAN FITUR SNAP! MENGGANGGU SAJA! *Nggak maksa sih :mrgreen: *

- Banyak menemukan hal-hal menarik di internet? Tertarik untuk berbagi kepada dunia mengenai apa yang menarik minat anda? Gunakan saja fasilitas del.icio.us. Anda bisa membookmark situs-situs menarik temuan anda, dan berbagi dengan praktis kepada pembaca via widget RSS di sidebar anda. Saya memajangnya di bagian “People’s Writings“, yang dihubungkan langsung ke salah satu tag account saya di del.icio.us.

- Untuk memudahkan pembaca blog anda yang menggunakan RSS Reader, tolonglah untuk mengeset pengumpan sindikasi anda ke angka 50 atau 100, secukupnya saja, agar semua komentar anda bisa tertampung ke Rss Reader saya tanpa khawatir terlewat. Pun, mohon pula agar untuk setiap artikel, tampilkan Teks Penuh, agar RSS Reader tidak hanya menampilkan seucrit tulisan anda. Plus lagi, kalau bisa, seandainya posting anda tidak terlalu panjang, mohon jangan menggunakan tag more, karena tag more otomatis memotong postingan anda di RSS Reader.

Apa lagi ya? Kayaknya sudah cukup banyak deh… Nanti deh saya update lagi kalau ada hal yang terlewat.

*Hi hi hi, tipsnya basbang semua neh :P , tapi gpp kan? Masih banyak yang belum tahu loh…*

Catatan :
  1. Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman-teman anda di FACEBOOK. Cukup dengan mengKlik link ini saja.
  2. Dan jika diinginkan artikel ini boleh dicopy paste, karena blog ini penganut aliran BEBAS COPY PASTE

Katakan yang anda pikirkan

Beritahukan apa pendapatmu...
Saya merasa senang jika kamu tulis pendapat tentang tulisan diatas