Pandangan Pertama
Dalam bisnis (atau apapun) pandangan pertama seringkali kita abaikan, padahal lubuk hati yang paling dalam akan tercermin pada pandangan pertama. menurutku seseorang cenderung menimbang orang lain dengan dengan dirinya sendiri. (aku nggak tahu ilmunya, ini tentang psikologi)
asumsinya, orang baik mudah dijahati, orang lemah mudah disakiti, orang jujur mudah ditipu, karena mereka selalu beranggapan orang lain baik seperti dia, orang lain lemah seperti dia, dan orang lain jujur seperti dia.
mereka kurang waspada karena menganggap semua orang sama seperti dia. sehingga hal itu mudah digunakan oleh orang lain yang bertujuan memanfaatkannya.
dan begitu pula sebaliknya.
itulah yang terjadi saat in. begitu percayanya pada orang. apapun iya, apapun oke, apapun siap. akhirnya semua berantakan. aku anggap semua orang bisa dipercaya, semua orang punya nurani, semua orang punya malu. hmmmm… ternyata salah. tidak semuanya begitu.
ini memang kacau, tapi ini adalah diriku, ini adalah hatiku, ini batinku, saat ini.
ya ALLOH…, tak ada lagi yang dapat kupercaya untuk menyelesaikan semuanya, selain diri-MU. semua kuserahkan pada-MU, apapun yang terjadi, silahkan. yang penting ridlo-Mu masih kau berikan padaku.
Postingan lain
- Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman-teman anda di FACEBOOK. Cukup dengan mengKlik link ini saja.
- Dan jika diinginkan artikel ini boleh dicopy paste, karena blog ini penganut aliran BEBAS COPY PASTE








sabar mas..
emang ndak semua orang itu sama
kata kuncinya adalah “WASPADA”
berjuang berjuang berjuang!!
seperti kata orang bijak
hati nurani adalah yang pertama.
itu om…,
lubuk hati yang paling itulah nurani
datangnya dari nur ilahi,
yang kita harus percayai
sampaikapan itu terjadi
samapi mati harus diyakini
wakakakaaa…..