Tonggak Telah Mati

Tonggak” yang ditulis, dimainkan dan disutradarai oleh Mh Iskan malam ini cukup membuat saya enggan beranjak dari tempat. Jujur saya bahwa baru kali ini saya nonton yang namanya teater sampai selesai. Gaya dan cerita yang ditampilkan oleh aktor 70an ini benar-benar kaya akan makna. Meski berusia lebih dari 67tahun pemilik Teater Persada Ngawi ini cukup enerjik berguling-guling memerankan tokoh tonggak.

mh-iskan

Baca lanjutannya

Pemimpin Dan Penguasa

Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau tidak berwasiat atau menunjuk dengan tegas seseorang sebagai gantinya, khalifah atau pemimpinnya. Meski demikian Rasulullah SAW pernah memberikan semacam isyarat bahwa beliau memberikan kepercayaan kepada shahabat paling dekat beliau, yaitu Shahabat Abu Bakar Shiddiq r.a. Saat itu Rasulullah SAW meminta sayyidana Abu Bakar untuk meng-imam-i Sholat saat beliau sedang sangat lelah.

Sementara Sayyidina Abu Bakkar ra, ketika menjelang wafat beliau mengundang Sayyidina Umar bin Khatab untuk membicarakan siapa kelak penggantinya. Saat itu Sayidina umar menolak dengan berbagai alasan namun setelah mendengar 2 alasan mengapa Sayyidina Abu Bakar ra memilihnya pertama :“Melihat kondisi rakyat sekarang, pemimpin yang dapat dipercaya saja tidak cukup. Saya ingin tokoh yang akan memimpin setelah saya adalah orang yang dapat dipercaya dan kuat. al-Qawiyyul Amien.” Baca lanjutannya