<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JAUHDIMATA &#187; tip trik</title>
	<atom:link href="http://jauhdimata.com/tag/tip-trik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jauhdimata.com</link>
	<description>Blogger Ngawi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 13:28:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>CommentLuv (meningkatkan minat baca)</title>
		<link>http://jauhdimata.com/comentluv-meningkatkan-minat-baca</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/comentluv-meningkatkan-minat-baca#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JAUHDIMATA</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[kota ngawi]]></category>
		<category><![CDATA[ngawi]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[tip trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/comentluv-meningkatkan-minat-baca</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu fitur baru di Kota Ngawi adalah CommentLuv. CommentLuv sendiri berfungsi untuk menampilkan link pada posting terakhir komentator, Disitusnya CommentLuv menjelaskan : CommentLuv enables you to reward your blog readers by leaving a titled link to their last post automatically whenever they comment thus encouraging more comments by more people on more posts! It [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu fitur baru di <a href="http://kotangawi.com/" target="_blank">Kota Ngawi</a> adalah <a href="http://www.commentluv.com/" target="_blank">CommentLuv</a>.  <a href="http://www.commentluv.com/" target="_blank">CommentLuv</a> sendiri berfungsi untuk menampilkan link pada posting terakhir komentator,<br />
<img style="border: 2px solid red; margin: 5px;" src="http://jauhdimata.kotangawi.com/files/2008/10/comentluv-1-300x98.png" alt="" width="400" /><br />
Disitusnya <a href="http://www.commentluv.com/" target="_blank">CommentLuv</a> menjelaskan :</p>
<blockquote><p><span id="more-265"></span>CommentLuv enables you to reward your blog readers by leaving a titled link to their last post automatically whenever they comment thus encouraging more comments by more people on more posts!</p>
<p>It has been found to increase comments and traffic to blogs and their commentators. It currently runs as a WordPress or Drupal plugin.</p>
<p>You can take advantage of the extended features of CommentLuv by registering your URL here for free. Use the register link below to choose your username and once activated, you’ll be able to see top 20 active sites and see which of your last blog post links have been clicked.</p></blockquote>
<p><strong>Versi indonesianya :</strong></p>
<blockquote><p>CommentLuv memungkinkan Anda untuk memberikan pembaca blog Anda dengan menyisakan berjudul link ke posting terakhir mereka secara otomatis setiap kali mereka komentar sehingga lebih mendorong komentar dengan lebih banyak orang di lebih posting!</p>
<p>Ia telah ditemukan untuk <strong><em>m</em><em>eningkatkan lalu lintas dan komentar ke blog dan komentator mereka.</em></strong> Ia sedang berjalan sebagai plugin WordPress atau Drupal.</p>
<p>Anda dapat mengambil keuntungan dari fitur CommentLuv diperpanjang dengan mendaftarkan URL Anda di sini secara gratis. Gunakan register link di bawah ini untuk memilih nama pengguna dan sekali diaktifkan, Anda akan dapat melihat atas 20 aktif dan melihat situs yang Anda posting terakhir blog link telah diklik.</p></blockquote>
<p>demikian semoga menjadi tambah manfaat. untuk manual biar dibikin oleh <a href="http://masedewe.kotangawi.com/" target="_blank">masedewe</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/comentluv-meningkatkan-minat-baca/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Firefox, mak wuzzz…</title>
		<link>http://jauhdimata.com/firefox-mak-wuzzz%e2%80%a6</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/firefox-mak-wuzzz%e2%80%a6#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JAUHDIMATA</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[tip trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Bagi pengguna Firefox yang ingin menambah kecepatan browser, metode-metode berikut ini bisa dicoba, : Metode 1 (firefox2): Buka browser Mozilla Firefox. Ketik ‘about:config’ pada address bar, lalu tekan enter. Turunkan halaman sampai Anda menemukan kalimat ‘browser.tabs.showSingleWindowsModePrefs’, lalu double klik sehingga settingannya menjadi ‘true’. Turunkan lagi halaman Firefox sampai Anda menemukan baris berbunyi ‘network.http.pipelining’, lalu double [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Bagi pengguna Firefox yang ingin menambah kecepatan browser, metode-metode berikut ini bisa dicoba, :</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Metode 1 (firefox2):</strong></p>
<ol style="text-align: left;">
<li> Buka browser Mozilla Firefox.</li>
<li>Ketik ‘about:config’ pada address bar, lalu tekan enter.</li>
<li>Turunkan halaman sampai Anda menemukan kalimat ‘browser.tabs.showSingleWindowsModePrefs’, lalu double klik sehingga settingannya menjadi ‘true’.<span id="more-230"></span></li>
<li>Turunkan lagi halaman Firefox sampai Anda menemukan baris berbunyi ‘network.http.pipelining’, lalu double klik sehingga settingannya juga menjadi ‘true’.</li>
<li>Terakhir, turunkan lagi halaman Firefox dan carilah baris yang berbunyi ‘network.http.pipelining.maxrequests’, lalu double klik. Anda akan disuguhi sebuah window pop up. Ubahlah angka di pop up itu menjadi 60. Kemudian tekanlah ‘Ok’.</li>
<li>Tutup Firefox lalu coba buka kembali. Jika tidak ada masalah, Firefox Anda akan terbuka 10-40 persen lebih cepat daripada sebelumnya dengan langkah-langkah seperti di atas.</li>
</ol>
<p style="text-align: left;"><strong>Metode 2 (all):</strong></p>
<p style="text-align: left;">Langkah mujarab lain untuk meningkatkan kecepatan Firefox adalah dengan menggunakan add-on untuk Firefox bernama FasterFox. FasterFox ini membuat pemakaian bandwidth lebih efektif sehingga bisa mempercepat performa Firefox. Anda bisa mendownload FasterFox di alamat: http://fasterfox.mozdev.org.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/firefox-mak-wuzzz%e2%80%a6/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>proftpd.conf di UBUNTU</title>
		<link>http://jauhdimata.com/proftpdconf-di-ubuntu</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/proftpdconf-di-ubuntu#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 02:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JAUHDIMATA</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[tip trik]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/211</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, pemberian hak akses pada ftp dibagi menjadi 2 buah user: Anonymous Ftp , Ftp server memberikan akses kepada siapapun tanpa harus mempunyai user account dan password. User Ftp, hanya user yang mempunyai user account dan password saja yang bisa mengakses ke server ftp. Untuk keamanan server maka kita akan mematikan eksekusi file binary [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Secara default, pemberian hak akses pada ftp dibagi menjadi 2 buah user:</p>
<ol style="text-align: left;">
<li>Anonymous Ftp , Ftp server memberikan akses kepada siapapun tanpa harus mempunyai user account dan password.</li>
<li>User Ftp, hanya user yang mempunyai user account dan password saja yang bisa mengakses ke server ftp.</li>
</ol>
<p style="text-align: left;">Untuk keamanan server maka kita akan mematikan eksekusi file binary (.bin) yang bisa berjalan pada shell kita, kita edit file /etc/shells:<span id="more-211"></span></p>
<pre style="text-align: left;"> $ sudo vi /etc/shells</pre>
<p style="text-align: left;"><span id="more-8"> </span>tambahkan baris ini dibawah baris berikutnya</p>
<pre style="text-align: left;"> /bin/false</pre>
<p style="text-align: left;">Setelah dirasa sudah siap semuanya (komputer,repository dan jaringan) maka langsung aja kita mulai buat ftp servernya.</p>
<p style="text-align: left;">Install program ftp server (proftpd )</p>
<pre style="text-align: left;"> $ sudo apt-get install proftpd</pre>
<p style="text-align: left;">Setelah proses instalasi hampir selesai, nanti akan ada 2 pilihan ,kita pilih standalone saja. Jika tidak ada masalah dalam peginstalan kita lanjutkan ke langkah berikutnya.</p>
<p style="text-align: left;">Melakukan setting Ftp server dengan berbagai pilihan.</p>
<p style="text-align: left;">A. Mengkonfigurasi Ftp server supaya user seperti dipenjara “jailed” dalam mengakses direktory /home.Edit file konfigurasi Ftp Server yaitu file proftpd.conf yang berada dalam direktory /etc/proftpd/</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> $ sudo gedit /etc/proftpd/proftpd.conf</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">kemudian cari baris ini,</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> …</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DenyFilter     \*.*/</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> …</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">Tambahkan baris dibawah ini dibawahnya</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DefaultRoot          ~</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">Setelah itu simpan hasil editan, kemudian restart proftpd nya.</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> $ sudo /etc/init.d/proftpd restart</pre>
<p style="padding-left: 60px; text-align: left;">
<p style="text-align: left;">B. Mengkonfigurasi Ftp Server dengan user Anonymous dan opsinya Read Only/baca saja. Edit file proftpd.conf dan sisipkan baris berikut ini.</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;">&lt;Anonymous ~ftp&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> User            ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> Group            nogroup</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> UserAlias          anonymous ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DirFakeUser on ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DirFakeGroup on ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> RequireValidShell      off</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> MaxClients         10</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DisplayLogin        welcome.msg</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DisplayFirstChdir      .message</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;Directory *&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;Limit WRITE&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DenyAll</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Limit&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Directory&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Anonymous&gt;</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">Simpan dan restart lagi proftpd-nya</p>
<p style="text-align: left;">C. Mengkonfigurasi Ftp Server dengan user Anonymous dan opsinya Read and Write/baca dan tulis. Edit file proftpd.conf dan edit baris berikut ini.</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;Anonymous ~ftp&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> User            ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> Group            nogroup</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> UserAlias          anonymous ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DirFakeUser on ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DirFakeGroup on ftp</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> RequireValidShell      off</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> MaxClients         10</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DisplayLogin        welcome.msg</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DisplayFirstChdir      .message</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;Directory *&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;Limit WRITE&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> DenyAll</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Limit&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Directory&gt;</pre>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;"> &lt;/Anonymous&gt;</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">Simpan hasil editan dan restart proftpd nya</p>
<p style="text-align: left;">D. Mengkonfigurasi Ftp Server dengan akses Ftp user.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">Untuk melakukan setting Ftp dengan opsi ini perlu beberapa langkah yang harus dilakukan.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">1. Membuat user dalam komputer yang sekalian nanti juga aka didaftarkan sebagai ftpuser.</p>
<pre style="padding-left: 60px; text-align: left;"> $ sudo adduser namauser</pre>
<p style="padding-left: 30px; text-align: left;">2. Setelah nama user dibuat edit fiel proftpd.conf dan tambahkan baris berikut.</p>
<pre style="padding-left: 30px; text-align: left;">&lt;Anonymous /home/namauser/&gt;    ————&gt; folder default untuk userftpnya
 User            namauser                  ————&gt; nama untuk user yang kita daftarkan
 Group            nogroup
 UserAlias          anonymous ftp
 DirFakeUser on ftp
 DirFakeGroup on ftp
 RequireValidShell      off
 MaxClients         10
 DisplayLogin        welcome.msg
 DisplayFirstChdir      .message
 &lt;Directory *&gt;
 &lt;Limit WRITE&gt;
 AllowAll
 &lt;/Limit&gt;
 &lt;/Directory&gt;
 &lt;/Anonymous&gt;</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/proftpdconf-di-ubuntu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Missing NTLDR</title>
		<link>http://jauhdimata.com/missing-ntldr</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/missing-ntldr#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 20:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JAUHDIMATA</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[tip trik]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Dari dulu sampai sekarang permasalahan seperti yang saya tulis di judul masih menjadi pertanyaan yang cukup ngetop di beberapa milis tentang komputer. Walaupun sudah dijawab berulangkali oleh senior senior milis, tetap saja hari hari berikutnya ada yang nanya lagi. Mungkin karena beberapa anggota milis malas untuk melihat arsip dan sifat dari milis yang mengalir terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dari dulu sampai sekarang permasalahan seperti yang saya tulis di judul masih menjadi pertanyaan yang cukup ngetop di beberapa milis tentang komputer. Walaupun sudah dijawab berulangkali oleh senior senior milis, tetap saja hari hari berikutnya ada yang nanya lagi. Mungkin karena beberapa anggota milis malas untuk melihat arsip dan sifat dari milis yang mengalir terus sehingga kerap terjadi pembahasan suatu topik secara berulang ulang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-126"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-205"></span>Permasalahan atau pesan missing NTLDR biasanya muncul saat komputer melakukan booting pertama kali. Hilangnya file system ini bisa terjadi karena kesalahan saat melakukan shutdown, virus, instalasi program tertentu dan lain lain. Biasanya komputer gagal untuk masuk ke system operasi sehingga untuk memperbaikinya agak sedikit rumit.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jika komputer menggunakan partisi dengan system file FAT32, caranya lebih mudah daripada NTFS. Hal ini lebih karena faktor keamanan yang lebih kuat di NTFS sehingga membongkarnya pun rada rada sulit. Cukup dengan melakukan booting menggunakan startup disk Win98, lalu menyalin file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke direktori C:\.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk system files NTFS, langkah langkah yang bisa dilakukan antara lain :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Masukan dan boot menggunakan CD WindowsXP.</li>
<li>Saat muncul pilihan untuk melakukan Repair Windows, tekan tombol R pada keyboard.</li>
<li>Lalu tekan nomor yang sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki, biasanya pilih angka 1.</li>
<li>Ketik password administrator saat diminta, bila sebelumnya kita tidak pernah mengisi password administrator saat instalasi Windows pertama kali, langsung tekan Enter.</li>
<li>Ketik perintah berikut : (X: merupakan drive pengganti untuk CDROM).<br />
COPY X:\i386\NTLDR C\:<br />
COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\</li>
<li>Keluarkan CD dari CDROM lalu ketik exit.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/missing-ntldr/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prosedur Instalasi Wireless WAN</title>
		<link>http://jauhdimata.com/prosedur-instalasi-wireless-wan</link>
		<comments>http://jauhdimata.com/prosedur-instalasi-wireless-wan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2007 09:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jauhdimata</dc:creator>
				<category><![CDATA[harian]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[tip trik]]></category>
		<category><![CDATA[wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jauhdimata.wordpress.com/2007/07/25/prosedur-instalasi-wireless-wan/</guid>
		<description><![CDATA[Prosedur Instalasi Wireless WAN

Peralatan

   1. Kompas dan peta topografi
   2. Penggaris dan busur derajat
   3. Pensil, penghapus, alat tulis
   4. GPS, altimeter, klinometer
   5. Kaca pantul dan teropong
   6. Radio komunikasi (HT)
   7. USB Wireless, pigtail dan Access Point
   8. Multimeter, SWR, cable tester, solder, timah, tang potong kabel
   9. Peralatan panjat, harness, carabiner, webbing, cows tail, pulley
  10. Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang (potong, buaya, jepit), obeng set, tie rap, isolator gel, TBA, unibell
  11. Kabel power roll, kabel UTP straight dan cross, crimping tools, konektor RJ45
  12. Software AP Manager, Netstrumbler

Survey Lokasi

1. Tentukan koordinat letak kedudukan station, jarak udara terhadap BTS dengan GPS dan kompas pada peta

2. Perhatikan dan tandai titik potensial penghalang (obstructure) sepanjang path]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="snap_preview"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Peralatan</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if !supportLists]--><span>Kompas dan peta topografi</span></li>
<li><span> </span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Penggaris dan busur derajat<span> </span></span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if !supportLists]--></li>
<li>Pensil, penghapus, alat tulis</li>
<li><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>GPS, altimeter, klinometer</span></li>
<li><span> </span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Kaca pantul dan teropong</span></li>
<li><span><span> </span></span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Radio komunikasi (HT)</span></li>
<li><span><span> </span></span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span> USB Wireless, pigtail dan Access Point</span></li>
<li><span><span> </span></span><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Multimeter, SWR, cable tester, solder, timah, tang potong kabel</span><span id="more-22"></span></li>
<li><span><span> </span></span><span><span> </span></span><!--[endif]--><span>Peralatan panjat, harness, carabiner, webbing, cows tail, pulley</span></li>
<li><span> </span><span><span> </span></span><!--[endif]--><span>Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang (potong, buaya, jepit), obeng set, tie rap, isolator gel, TBA, unibell</span></li>
<li><span> </span><span><span> </span></span><!--[endif]--><span>Kabel power roll, kabel UTP straight dan cross, crimping tools, konektor RJ45</span></li>
<li><span> </span><span><span> </span></span><!--[endif]--><span>Software AP Manager, Netstrumbler</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Survey Lokasi</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span> </span></span><!--[endif]--><span>Tentukan koordinat letak kedudukan station, jarak udara terhadap BTS dengan GPS dan kompas pada peta</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span> </span></span><span>Perhatikan dan tandai titik potensial penghalang (obstructure) sepanjang path</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Hitung SOM, path dan acessories loss, EIRP, freznel zone, ketinggian antena</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan posisi terhadap station lain, kemungkinan potensi hidden station, over shoot dan test noise serta interferensi</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span> </span></span><span>Tentukan posisi ideal tower, elevasi, panjang kabel dan alternatif seandainya ada kesulitan dalam instalasi</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span> </span></span><span>Rencanakan sejumlah alternatif metode instalasi, pemindahan posisi dan alat</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Pemasangan Konektor</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span> </span><span>Kuliti kabel coaxial dengan penampang melintang, spesifikasi kabel minimum adalah RG 8 9913 dengan perhitungan losses 10 db setiap 30 m</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Jangan sampai terjadi goresan berlebihan karena perambatan gelombang mikro adalah pada permukaan kabel</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pasang konektor dengan cermat dan memperhatikan penuh masalah kerapian</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Solder pin ujung konektor dengan cermat dan rapi, pastikan tidak terjadi short</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan urutan pemasangan pin dan kuncian sehingga dudukan kabel dan konektor tidak mudah bergeser</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Tutup permukaan konektor dengan aluminium foil untuk mencegah kebocoran dan interferensi, posisi harus menempel pada permukaan konektor</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Lapisi konektor dengan aluminium foil dan lapisi seluruh permukaan sambungan konektor dengan isolator TBA (biasa untuk pemasangan pipa saluran air atau kabel listrik instalasi rumah)</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Terakhir, tutup seluruh permukaan dengan isolator karet untuk mencegah air</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Untuk perawatan, ganti semua lapisan pelindung setiap 6 bulan sekali</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Konektor terbaik adalah model hexa tanpa solderan dan drat sehingga sedikit melukai permukaan kabel, yang dipasang dengan menggunakan crimping tools, disertai karet bakar sebagai pelindung pengganti isolator karet</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Pembuatan POE</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Power over ethernet diperlukan untuk melakukan injeksi catu daya ke perangkat Wireless In A Box yang dipasang di atas tower, POE bermanfaat mengurangi kerugian power (losses) akibat penggunaan kabel dan konektor</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>POE menggunakan 2 pair kabel UTP yang tidak terpakai, 1 pair untuk injeksi + (positif) power dan 1 pair untuk injeksi – (negatif) power, digunakan kabel pair (sepasang) untuk menghindari penurunan daya karena kabel loss</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan bahwa permasalahan paling krusial dalam pembuatan POE adalah bagaimana cara mencegah terjadinya short, karena kabel dan konektor power penampangnya kecil dan mudah bergeser atau tertarik, tetesi dengan lilin atau isolator gel agar setiap titik sambungan terlindung dari short</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span>Sebelum digunakan uji terlebih dahulu semua sambungan dengan multimeter</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Instalasi Antena</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pasang pipa dengan metode stack minimum sampai ketinggian 1st freznel zone terlewati terhadap obstructure terdekat</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan stabilitas dudukan pipa dan kawat strenght, pasang dudukan kaki untuk memanjat dan anker cows tail</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Cek semua sambungan kabel dan konektor termasuk penangkal petir bila ada</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pasang antena dengan rapi dan benar, arahkan dengan menggunakan kompas dan GPS sesuai tempat kedudukan BTS di peta</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pasang kabel dan rapikan sementara, jangan sampai berat kabel menjadi beban sambungan konektor dan mengganggu gerak pointing serta kedudukan antena</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan dalam memasang kabel di tower / pipa, jangan ada posisi menekuk yang potensial menjadi akumulasi air hujan, bentuk sedemikian rupa sehingga air hujan bebas jatuh ke bawah</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Instalasi Perangkat Radio</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Instal PC Card dan Orinoco dengan benar sampai dikenali oleh OS tanpa konflik dan pastikan semua driver serta utility dapat bekerja sempurna</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Instalasi pada OS W2K memerlukan driver terbaru dari web site dan ada di CD utility kopian, tidak diperlukan driver PCMCIA meskipun PNP W2K melakukannya justru deteksi ini menimbulkan konflik, hapus dirver ini dari Device Manager</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Instalasi pada NT memerlukan kecermatan alokasi alamat IO, IRQ dan DMA, pada BIOS lebih baik matikan semua device (COM, LPT dll.) dan peripheral (sound card, mpeg dll.) yang tidak diperlukan</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Semua prosedur ini bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 menit tidak termasuk instalasi OS, lebih dari waktu ini segera jalankan prosedur selanjutnya</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Apabila terus menerus terjadi kesulitan instalasi, untuk sementara demi efisiensi lakukan instalasi dibawah OS Win98 / ME yang lebih mudah dan sedikit masalah</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pada instalasi perangkat radio jenis Wireless In A Box (Mtech, Planet, Micronet dlll.), terlebih dahulu lakukan update firmware dan utility</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Kemudian uji coba semua fungsi yang ada (AP, Inter Building, SAI Client, SAA2, SAA Ad Hoc dll.) termasuk bridging dan IP Addressing dengan menggunakan antena helical, pastikan semua fungsi berjalan baik dan stabil</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pastikan bahwa perangkat Power Over Ethernet (POE) berjalan sempurna</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Pengujian Noise</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Bila semua telah berjalan normal, install semua utility yang diperlukan dan mulai lakukan pengujian noise / interferensi, pergunakan setting <strong>default</strong></span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Tanpa antena perhatikan apakah ada signal strenght yang tertangkap dari station lain disekitarnya, bila ada dan mencapai good (sekitar 40 % – 60 %) atau bahkan lebih, maka dipastikan station tersebut beroperasi melebihi EIRP dan potensial menimbulkan gangguan bagi station yang sedang kita bangun, pertimbangkan untuk berunding dengan operator BTS / station eksisting tersebut</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan berapa tingkat noise, bila mencapai lebih dari tingkat sensitifitas radio (biasanya adalah sekitar – 83 dbm, baca spesifikasi radio), misalnya – 100 dbm maka di titik station tersebut interferensinya cukup tinggi, tinggal apakah signal strenght yang diterima bisa melebihi noise</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhitungan standar signal strenght adalah 0 % – 40 % poor, 40 % &#8211; 60 % good, 60 % &#8211; 100 % excellent, apabila signal strenght yang diterima adalah 60 % akan tetapi noisenya mencapai 20 % maka kondisinya adalah poor connection (60 % &#8211; 20 % &#8211; 40 % poor), maka sedapat mungkin signal strenght harus mencapai 80 %</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Koneksi poor biasanya akan menghasilkan PER (packet error rate – bisa dilihat dari persentasi jumlah RTO dalam continous ping) diatas 3 % – 7 % (dilihat dari utility Planet maupun Wave Rider), good berkisar antara 1 % &#8211; 3 % dan excellent dibawah 1 %, PER antara BTS dan station client harus seimbang</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhitungan yang sama bisa dipergunakan untuk memperhatikan station lawan atau BTS kita, pada prinsipnya signal strenght, tingkat noise, PER harus imbang untuk mendapatkan stabilitas koneksi yang diharapkan</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pertimbangkan alternatif skenario lain bila sejumlah permasalahan di atas tidak bisa diatasi, misalkan dengan memindahkan station ke tempat lain, memutar arah pointing ke BTS terdekat lainnya atau dengan metode 3 titik (repeater) dll.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Perakitan Antena</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Antena microwave jenis grid parabolic dan loop serta yagi perlu dirakit karena terdiri dari sejumlah komponen, berbeda dengan jenis patch panel, panel sector maupun omni directional</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Rakit antena sesuai petunjuk (manual) dan gambar konstruksi yang disertakan</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Kencangkan semua mur dan baut termasuk konektor dan terutama reflektor</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan bahwa antena microwave sangat peka terhadap perubahan fokus, maka pada saat perakitan antena perhatikan sebaik-baiknya fokus reflektor terhadap horn (driven antena), sedikit perubahan fokus akan berakibat luas seperti misalnya perubahan gain (db) antena</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Beberapa tipe antena grid parabolic memiliki batang extender yang bisa merubah letak fokus reflektor terhadap horn sehingga bisa diset gain yang diperlukan</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Pointing Antena</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Secara umum antena dipasang dengan polarisasi horizontal</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Arahkan antena sesuai arah yang ditunjukkan kompas dan GPS, arah ini kita anggap titik tengah arah (center beam)</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Geser antena dengan arah yang tetap ke kanan maupun ke kiri center beam, satu per satu pada setiap tahap dengan perhitungan tidak melebihi ½ spesifikasi beam width antena untuk setiap sisi (kiri atau kanan), misalkan antena 24 db, biasanya memiliki beam width 12 derajat maka, maksimum pergeseran ke arah kiri maupun kanan center beam adalah 6 derajat</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Beri tanda pada setiap perubahan arah dan tentukan skornya, penentuan arah terbaik dilakukan dengan cara mencari nilai average yang terbaik, parameter utama yang harus diperhatikan adalah signal strenght, noise dan stabilitas</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Karena kebanyakan perangkat radio Wireless In A Box tidak memiliki utility grafis untuk merepresentasikan signal strenght, noise dsb (kecuali statistik dan PER) maka agar lebih praktis, untuk pointing gunakan perangkat radio standar 802.11b yang memiliki utility grafis seperti Orinoco atau gunakan Wave Rider</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Selanjutnya bila diperlukan lakukan penyesuaian elevasi antena dengan klino meter sesuai sudut antena pada station lawan, hitung berdasarkan perhitungan kelengkungan bumi dan bandingkan dengan kontur pada peta topografi</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Ketika arah dan elevasi terbaik yang diperkirakan telah tercapai maka apabila diperlukan dapat dilakukan pembalikan polarisasi antena dari horizontal ke vertical untuk mempersempit beam width dan meningkatkan fokus transmisi, syaratnya kedua titik mempergunakan antena yang sama (grid parabolic) dan di kedua titik polarisasi antena harus sama (artinya di sisi lawan polarisasi antena juga harus dibalik menjadi vertical)</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>Pengujian Koneksi Radio</span></span></strong></p>
<ol>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Lakukan pengujian signal, mirip dengan pengujian noise, hanya saja pada saat ini antena dan kabel (termasuk POE) sudah dihubungkan ke perangkat radio</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Sesuaikan channel dan nama SSID (Network Name) dengan identitas BTS / AP tujuan, demikian juga enkripsinya, apabila dipergunakan otentikasi MAC Address maka di AP harus didefinisikan terlebih dahulu MAC Address station tersebut</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Bila menggunakan otentikasi Radius, pastikan setting telah sesuai dan cobalah terlebih dahulu mekanismenya sebelum dipasang</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Perhatikan bahwa kebanyakan perangkat radio adalah berfungsi sebagai bridge dan bekerja berdasarkan pengenalan MAC Address, sehingga IP Address yang didefinisikan berfungsi sebagai interface utility berdasarkan protokol SNMP saja, sehingga tidak perlu dimasukkan ke dalam tabel routing </span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Tabel routing didefinisikan pada (PC) router dimana perangkat radio terpasang, untuk Wireless In A Box yang perangkatnya terpisah dari (PC) router, maka pada device yang menghadap ke perangkat radio masukkan pula 1 IP Address yang satu subnet dengan IP Address yang telah didefinisikan pada perangkat radio, agar utility yang dipasang di router dapat mengenali radio</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Lakukan continuos ping untuk menguji stabilitas koneksi dan mengetahui PER</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Bila telah stabil dan signal strenght minimum good (setelah diperhitungkan noise) maka lakukan uji troughput dengan melakukan koneksi FTP (dengan software FTP client) ke FTP server terdekat (idealnya di titik server BTS tujuan), pada kondisi ideal average troughput akan seimbang baik saat download maupun up load, maksimum troughput pada koneksi radio 1 mbps adalah sekitar 600 kbps dan per TCP connection dengan MTU maksimum 1500 bisa dicapai 40 kbps</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Selanjutnya gunakan software mass download manager yang mendukung TCP connection secara simultan (concurrent), lakukan koneksi ke FTP server terdekat dengan harapan maksimum troughput 5 kbps per TCP connection, maka dapat diaktifkan sekitar 120 session simultan (concurrent), asumsinya 5 x 120 = 600</span></li>
<li><!--[if !supportLists]--><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Atau dengan cara yang lebih sederhana, digunakan skala yang lebih kecil, 12 concurrent connection dengan trouhput per session 5 kbps, apa total troughput bisa mencapai 60 kbps (average) ? bila tercapai maka stabilitas koneksi sudah dapat dijamin berada pada level maksimum<br />
</span></li>
<li><span><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Pada setiap tingkat pembebanan yang dilakukan bertahap, perhatikan apakah RRT ping meningkat, angka mendekati sekitar 100 ms masih dianggap wajar</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">____________________________________________________</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">asli :  <a href="http://primadonal.wordpress.com">primadonal</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jauhdimata.com/prosedur-instalasi-wireless-wan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
